10.08.2011

Hilang

Pak Tambangkuw menghilang lagi...tak ada sinyal...di rimba perbatasan Borneo-Entikong...

Jauuuh...tak terjamah lagi...

10.05.2011

Rindu Akut

Semalam saya memimpikannya lagi. Mungkin pada dasarnya saya memang sangat merindukan 'hadirnya' untuk saya sehingga akhir-akhir ini saya cukup sering memimpikannya.

Mimpi semalam tampak sungguh nyata. Dimulai dari ketemuan di suatu terminal (atau stasiun yah..?) dan kita berdua melanjutkan perjalanan ke suatu tempat yang sangaat indah namun jauuh. Dalam perjalanan itu tentunya kita isi dengan obrolan,,sesekali memesan makanan,,dan ketiduran karena jauhnya perjalanan.

Yang agak lucu adalah potongan mimpi dimana saya dimarahi oleh orang tua saya di tempat baru itu. Settingnya adalah orang tua saya menyusul kami berdua dan tetap tidak setuju dengan apa yang kami lakukan (seingat saya, di mimpi itu kami berdua hanya sedang berjalan keliling suatu taman~seperti kebun binatang~ketika orang tua saya datang). Agak aneh sih jadinya..

Tapi apapun mimpi itu...saya senang dan bersyukur masih dipertemukan dengannya meski hanya dalam mimpi.
Mungkin memang tanpa saya sadari, saya menaruh harapan yang besar padanya hingga terbawa mimpi.

Entah dia, entah siapa...saya memang sudah sangat mengharapkan kehadirannya untuk saya. Akan lebih melegakan sih bila orang yang saya nantikan itu adalah dia, karena saya tak perlu berpura-pura atau harus melakukan sesuatu yang tak saya sukai demi mendapatkan hubungan itu. Karena kami berdua memang sudah cukup mengenal satu sama lain meski tak banyak.

Kata nyaman adalah kata yang tepat untuk mengungkapkan perasaan kami berdua. Namun kata orang, nyaman saja tidak cukup bila tidak ada usaha. Padahal saya ketakutan setengah mati bila harus 'kehilangan' dirinya lagi sehingga tak berani berkata lebih selain 'teman', meski saya sangaaaat ingin lebih.

Ahh, sudahlah...saya nantikan keajaiban Tuhan saja.

10.01.2011

Malas

Kapan sih kita bisa membunuh rasa malas? Dengan apa pula kita melakukannya?
Saya merasa kadangkala saya mampu membunuh rasa malas itu, tapi saya sering kalah..
Dan layaknya permainan, saya harus mulai melakukan semua proses untuk melawan rasa malas itu dari awal lagi bila saya kalah melawannya.

Hal-hal yang perlu dicermati dalam melawan malas antara lain:
1. Niat
2. Ingat Tuhanmu
3. Segeralah bergerak
4. Buat jadwal proses pengerjaannya
5. Tuntaskan pekerjaan itu secara urut
6. Patuhi aturan waktu pengerjaannya
6. Selalu disiplin dalam setiap tahap proses pengerjaannya
7. Jangan pernah lupa berdoa, karena usaha tanpa doa atau sebaliknya adalah omong kosong
8. Beristirahatlah sebentar dan segeralah mulai untuk pekerjaan atau kegiatan lainnya
9. Ulangi nomor 1-8 setiap kali melakukan sesuatu

Yuk kita mulai 'bergerak'!!

9.28.2011

Ngobrol digital

Sebuah pesan digital masuk kemarin sore :
Cun: Gw bingung ih mau nyumbang brp bwt perpisahannya si bos..
Saya: Hah?! Nyumbang?! Gk salah tuh?!
Cun: Eh, bukan nyumbang...tp iuran bwt beli kadonya.
Saya: Ohh..gtu to..tp brp ya..ak jg bingung na..
Cun: Hahaaahahha...parah..! Gw nanya malah dianya bingung..
Saya: Eh, gw nitip kirim email donk..
Cun: Kagak bisa bu..
Gw jg gk di kantor...tp di bandung,,ikutan training..
Saya: Yaaaa...di sini keknya sinyalnya di blok deh..nelpon aja susyah..
Cun: Hahahha...sama.! Disini malah gk bole ngenet..
Saya: Aiih..makin parah aja dunia..

*percakapan berhenti tanpa solusi*

9.26.2011

Sayang, saya takut sakit bila jatuh lagi..

Mungkin ini namanya trauma, trauma kehilangan. Saya ingin memilikinya namun selalu takut untuk jatuh cinta lagi karena saya takut kehilangan dirinya lagi.
Mungkin inilah yang disebut cinta pertama dan selamanya. Takkan pernah terganti.
Berulangkali disakitipun saya tetap akan selalu menyayanginya..hanya saja ya itu, saya takut kehilangan dirinya lagi.
Mungkin ini semacam berjanji,,bila ternyata dia memang tercipta untuk saya miliki dan memiliki saya, bila waktunya tiba nanti...saya akan berbagi kebahagiaan saya di @PagiBerbagi dengan nominal yang melebihi nominal terbesar yang pernah saya bagi ke komunitas itu.
Itu janji saya ya Alloh, meski saya tak berani banyak berharap dan meminta seperti dulu lagi,,memaksaMu.

Ps.love u, love u, n love u....

8.19.2011

dapet amplop lagi

Woooiiii...!!!
Hari ini saya dapat amplop lagi...
Saya mau kembalikan saja ahh...
Entahlah kenapa tadi tidak langsung saya kembalikan...mungkin karena saya terlalu fokus dengan panenan gk penting saya *halah!*
Sudahlah, senin saya telpon mbak2nya buat ambil suratnya yang belum beres sekalian saya kembalikan amplopnya.
Serem juga nerimanya,,hiiii...!!!!

.D.I.E.T. (again?!)

Berat badan saya naik lagi....seperti dulu....karena tak ada kontrol lagi pada diri saya...
Sepertinya sekarang waktu yang tepat untuk memulai diet lagi.
Capek juga saya mendengar sindiran2 gk penting dari beberapa orang yang menganggap saya tidak sehat dan tidak pernah pacaran gara-gara badan saya yang gemuk.
Hello!!! Anda itu siapa sih sampai bisa membuat penilaian subjektif atas diri saya, atas hidup saya..??!!??
Saya pernah punya pacar, dan saya juga pernah menjalani serangkaian diet sehat yang hasilnya juga luar biasa sukses.
Tidak seperti penilaian anda yang berpikir bahwa hasil medical check up saya pasti sangat buruk. Kolestrol tinggilah, berpotensi sakit hipertensilah, diabetes dan asam uratlah...semacam mengutuk saya. Hidup saya cukuplah sehat, meski tidak se-ekstrim gaya hidup Anda yang sok sehat itu.
Gaya hidup satu orang dengan orang yang lain itu kan berbeda-beda. Mungkin saya memang bertubuh subur, namun kadar gula darah dalam tubuh saya malah rendah dan mendapat perhatian tersendiri oleh para dokter yang mengetahui riwayat kesehatan saya. Mengenai hipertensi juga tidaklah sesuai, tensi darah saya malah cenderung rendah. Hanya kadar kolesterol yang harus saya beri perhatian lebih karena hampir mencapai batas di atas normal.
Saya memang ingin diet namun bukan karena semua omongan orang-orang...saya ingin diet karena saya malas membeli baju baru apalagi ukuran tubuh saya yang memang bongsor,susah mencari di toko dan mall.

Dah ah,mau beli oatmeal dulu....